Thursday, February 2, 2017

PENGERTIAN SEJARAH

PENGERTIAN SEJARAH

Asal Kata
Tentunya kita pasti sudah mengetahui ilmu sejarah merupakan salah satu disiplin ilmu, dari sekian banyak disiplin ilmu yang ada dalam ilmu sosial. Istilah Sejarah berasal dari bahasa Arab, yaitu Syajaratun, yang berarti pohon kayu. Jadi, apa hubungannya dengan pohon? Pertama, Jika kita perhatikan, pohon pada umumnya memiliki banyak cabang atau ranting. Hal ini mirip seperti kita membuat silsilah keluarga yang dimulai dari kakek nenek hingga bercabang ke bawah sampai keturunan kesekian. Ini menunjukkan bahwa berdasarkan asal katanya, sejarah dimaknakan sebagai asal usul, riwayat, keturunan, ataupun silsilah. Kedua, Pengertian pohon kayu disini berarti suatu perkembangan yang akan menjadi sebuah kesinambungan (kontinuitas). Sedangkan dalam bahasa Arab sendiri tidak menggunakan kata Syajaratun, tetapi Tarikh, yang berarti masa/waktu.
1. Dalam bahasa Inggris, sejarah berasal dari kata history yang bersumber dari bahasa Yunani kuno (historia) yang berarti belajar dengan cara betanya-tanya.
2. Bahasa-bahasa Eropa istoria (Yunani); historia (Latin); histoire (Prancis); history (Inggris), berarti ‘masa lampau’, ‘kejadian masa lampau’, ‘aktualitas masa lampau’.
3. Bahasa Belanda geschiedenis; Jerman Geschichte, berarti ‘penyelidikan’, pencarian sumber dan informasi tentang masa lampau yang asli (authencity), tepercaya (credible), andal (reability).

Pengertian Sejarah
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sejarah berarti penyelidikan, pengumpulan, pengorganisasian dan penyajian informasi mengenai peristiwa-peristiwa masa lalu.
Menurut Prof. Bernheim, dalam bukunya yang berjudul Die Geschichte Screibers mendefiinisikan sejarah, sebagai berikut: Die Geschichte ist de wissenschaft vont Die Entwiekrllung der Menshen Bettetiegung als Gozale Wescen: artinya sejarah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perbuatan manusia dalam perkembangannya sebagai makhluk sosial (Bernheim,1961: 215).
Didalam Kamus Umum Bahasa Indonesia oleh W.J.S. Poerwardaminta, disebutkan bahwa sejarah mengandung tiga pengertian yaitu:
Kesustraan lama: silsilah, asal-usul
Kejadian dan peristiwa yang benar-benar yang tejadi pada masa lampau
Ilmu pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau (W.J.S. Poerwardaminta, 1982: 646)
Berdasarkan definisi tersebut maka sejarah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang peristiwa yang terjadi di masa lampau. Ini berarti untuk mendapatkan sebuah informasi mengenai peristiwa sejarah terdapat metodologi.
Secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa sejarah adalah peristiwa/kejadian penting yang terjadi di masa lalu.

Pengertian Sejarah Secara Negatif
Mitos. Sejarah dan mitos adalah hal yang berbeda. Keduanya menceritakan hal yang terjadi di masa lampau. Namun, dalam mitos, unsur ruang dan waktu tidak jelas sehingga sulit untuk membuktikan apakah peristiwa tersebut benar-benar terjadi atau tidak. Sedangkan sejarah, unsur ruang dan waktunya jelas sehingga dapat dibuktikan melalui metodologi sejarah.
Filsafat. Sejarah membahas sesuatu hal/peristiwa yang nyata/konkret dan benar terjadi, bukan membahas hal yang sifatnya abstrak dan spekulatif.
Ilmu Alam. Sejarah tidak termasuk dalam ilmu alam. Ilmu alam bertujuan menemukan hukum umum (nomotetis) sedangkan sejarah bertujuan menemukan hukum yang mempunyai kekhasan/keunikan (ideografis).
Ilmu Sosial. Walaupun sejarah dianggap sebagai bagian dari ilmu sosial namun ada yang membedakan antara keduanya. Ilmu sosial dalam penulisan/penjelasannya memakai cara berpikir sinkronis. Sedangkan sejarah pada umum memakai cara berpikir diakronis.
Sastra. Sejarah berisi informasi yang disajikan dengan sejelas dan selengkap mungkin dengan metode tertentu. Lain halnya dengan sastra yang terkadang hanya rekaan imajinatif sesuai dengan kehendak si pengarang,


No comments:

Post a Comment